Sabtu, 18 Mei 2013

18 pejabat eselon II dilantik Pemko Pematangsiantar termasuk yang terindikasi Korupsi


http://www.metrosiantar.com/wp-content/uploads/2013/05/18-0513_ms_04.jpg


 


 

SIANTAR – Walikota Siantar Hulman Sitorus SE, merombak ‘kabinet’ di Pemko Siantar. Pelantikan 172 pejabat itu dilaksanakan Jumat (17/5) di ruang data oleh Sekda Donvert Panggabean.
Namun, dari beberapa pejabat yang digeser, beberapa nama yang diduga bermasalah dengan hukum masih dipercaya menduduki jabatan eselon II. Dari data METRO, ada beberapa pejabat yang kini menjadi sorotan atas dugaan tindak pidana korupsi yang telah berulangkali diperiksa aparat penegak hukum.
Walikota Siantar Hulman Sitorus SE dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Drs Donver Panggabean, mengharapkan kepada para pejabat yang baru dilantik untuk membantu menyukseskan seluruh agenda kerja Pemko Siantar.
Dia berpesan, untuk memelihara dedikasi, integritas dan loyalitas yang tinggi dalam melaksankan tugas. “Mulailah bekerja sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dan menyikapi secara responsif dan konstruktif berbagi kritikan dari masyarakat,” pesannya.
Dia menyampaikan, dalam melaksanakan tugas, harus penuh rasa tanggung jawab dan jangan mengecewakan rakyat. “Bekerjalah segiat mungkin, berikhtiarlah dengan penuh disiplin dan ke depankan rasa tanggung jawab dengan semangat untuk berbuat yang terbaik,” pesannya.
Dia juga menekankan, agar pejabat yang baru dilantik agar menjadikan pelaksanaan tugas pengabdian sebagai bagian dari ibadah kepada Tuhan yang Maha Esa serta menunjukkan disiplin, karena menjadi motivasi dalam kehadiran dan karya dalam bekerja.
Kepala BKPP Pariaman Silaen melaporkan, pengambilan sumpah janji dan pelantikan pejabat struktural berdasarkan Surat Keputusan Walikota Siantar Nomor 800/392/V/WK-THN 2013 tanggal 16 Mei 2013. ke 172 pejabat yang dilantik tersebut, 18 pejabat eselon II, 34 pejabat eselon III dan 120 pejabat eselon IV. (mag-06/ara)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terimakasih atas partisipasi anda dalam berkomentar.